Selamat Datang di Multi Bisnis

Monday, June 9, 2008

08/06/2008 22:53 wib - Daerah Aktual
Kaca Gereja Santo Miki Dilempar Botol Salatiga, CyberNews. Salah satu bagian jendela kaca depan Gereja Katholik Santo Miki yang berada di Jalan Diponegoro, diketahui telah pecah, Minggu (8/6). Aksi
orang tidak bertanggungjawab tersebut diduga berlangsung malam hari dengan menggunakan botol minuman keras.

Informasi pecahnya jendela kaca gereja yang pagi harinya akan dipakai untuk ibadah Minggu tersebut, diketahui pertama kali oleh Purnomo, juru kunci gereja. Saat hendak membuka pintu gereja yang akan dibersihkan untuk ibadah, dia melihat keanehan karena ada pecahan kaca di halaman dan di dalam gereja.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas satpam gereja, Ibi Robertus. Informasi perusakan tempat ibadah tersebut akhirnya sampai juga ke polisi yang segera menerjunkan petugasnya melakukan pengecekan.

Kapolres Salatiga AKBP Drs Ahmad Haydar MM saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menerangkan, bila aksi tersebut dilakukan oleh orang mabuk yang iseng saja. Dikatakan iseng di sekitar lokasi tidak ada perusakan lainnya. ''Kalau memang berniat membuat ulah, pelemparan dilakukan tidak hanya sekali,'' terang Kapolres.

Dia meminta agar masyarakat terutama warga yang akan melaksanakan ibadah, tidak perlu khawatir dengan kejadian tersebut. Polisi juga akan melakukan patroli bersama masyarakat, guna mengantisipasi kejadian yang sama. ''Patroli juga
berlangsung di tempat-tempat ibadah lainnya,'' jelas Ahmad Haydar.

Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Teddy Sulisyo SE di sela-sela acara kampanye dan sosialiasi pasangan cagub Bibit-Rustri, menyayangkan aksi orang yang tidak bertanggungjawab dengan merusak gereja. Dia meminta agar kejadian seperti itu jangan sampai terulang lagi, apalagi semua warga masyarakat sekarang ini lebih menginginkan suasana kondusif. Terlebih sekarang ini dalam masa kampanye cagub Jateng, yang merupakan bagian dari pesta demokrasi sehingga tidak ingin diganggu dengan hal-hal semacam itu.
(Surya Yuli /CN05)

[+/-] Selengkapnya...

08/06/2008 23:13 wib - Daerah Aktual
Muhammadiyah Ajak Pilih Rozaq, Warga Trangkil Ancam Boikot
Semarang, CyberNews. Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LHKP-PWM) Jateng mengajak seluruh warga persyarikatan itu untuk memilih calon yang berasal dari kader Muhammdiyah yakni Abdul Rozaq Rais
yang berpasangan dengan M Tamzil dalam coblosan 22 Juni.

Menghadapi pilgub Wakil Sekretaris M Ja'far Nashir menyatakan bahwa lembaga ini sangat menjunjung tinggi hasil keputusan rapat pimpinan khusus PWM Jateng pada 11 Mei lalu. ''Lembaga menghimbau kepada seluruh warga persyarikatan untuk menggunakan hak pilihnya dalam pilgub,'' katanya dalam rilis tertulis, Minggu (8/6) sore.

Padahal sebelumnya, Ketua PW Muhammadiyah Jateng Marpuji Ali, mengatakan, secara organisasi Muhammadiyah mengambil jarak yang sama terhadap lima pasangan yang maju pilgub karena itu warga dan simpatisan persyarikatan ini juga bebas menentukan pilihannya.

''Muhammadiyah menganjurkan warga dan simpatisannya menyukseskan pilgub. Pilih pasangan calon yang memiliki akhlak yang baik dan komit terhadap kemaslahatan umat,'' ujar dia beberapa waktu lalu. Menurut Marpuji, meskipun pasangan cagub koalisi PPP-PAN yakni M Tamzil dan Abdul Rozaq Rais beberapa kali melakukan kunjungan ke PW Muhammadiyah Jateng. Pertemuan itu tidak bisa dijadikan ukuran bahwa ormas Islam ini memiliki kedekatan dengan pasangan ini.

Sebab realitas politik, sejumlah warga Muhammadiyah ada yang berkiprah di PAN, PKS, Golkar, PPP, bahkan PDI-P. Jadi, Muhammadiyah membuka diri berkomunikasi dengan parpol atau calon lain pula. Sebagai ormas yang menjaga jarak dengan kekuatan politik manapun, menurut Marpuji, persyarikatan yang didirikan Ahmad Dahlan ini memiliki kewajiban untuk mendorong terselenggaranya pemerintahan yang bersih, efektif, dan memihak umat.

Ancam boikot

Terpisah, anggota Komisi A (pemerintahan) DPRD Jateng Soejatno Pedro HD mendapat laporan bahwa 8.000 pemilih di Desa Trangkil Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati mengancam tidak menggunakan hak pilihnya dalam coblosan 22 Juni nanti. Disamping itu, warga desa itu sampai saat ini belum bersedia membentuk kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan TPS untuk pilgub.

Langkah itu diambil sebagai aksi protes kepada Bupati Pati yang telah menerbitkan SK Perpanjangan Jabatan Kepala Desa yang seharusnya berakhir 2007 tapi diperpanjang oleh bupati setempat dan baru akan berakhir 2012. ''Hal ini jelas melanggar kedaulatan rakyat dan perundang-undangan yang ada. Rakyat menuntut agar SK tersebut dicabut dan diadakan pemilihan Kepala desa yang dipilih rakyat,'' kata Pedro.
(Widodo Prasetyo /CN05)

[+/-] Selengkapnya...

08/06/2008 23:24 wib - Ekonomi AktualPabrik Motor India di Karawang untuk Pasar Asia Tenggara
Batam, CyberNews. Sepeda motor India dari pabrik PT TVS Motor Company Indonesia yang sedang dibangun di Karawang, Jawa Barat, akan diekspor ke negara-negara Asia Tenggara
selain untuk pasar Indonesia. Kelak pabrik itu memproduksi 300.000 ribu unit per tahun, dan menjadi pusat ekspor di luar India untuk pasar Asia Tenggara, kata Humas perusahaan tersebut Nurlina Fatmikasari, di sela-sela peresmian dealer TVS di Batam.

Pabrik sepeda motor TVS di 20 ha lahan Karawang, merupakan satu-satunya di luar India (Hosur, Mysore, Himachal Pradesh) dan menjadi bagian dari grup yang berdiri sejak 1911 dan anak-anak perusahaannya telah menyebar ke berbagai negara. Untuk tahap pertama di Indonesia, TVS menginvestasikan 50 juta dolar AS dan berencana meningkatkannya hingga 100 juta dolar dalam lima tahun mendatang.

TVS kini sudah memproduksi sepeda motor bebek Neo 110 CC yang terdiri atas empat varian, serta Apache RTR 160 CC, yang model dan teknologinya memungut sepeda motor balap. Kedua produk itu telah dipasarkan melalui enam distributor wilayah Jabar, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Riau dengan 32 dealer dan 97 bengkel.

Direktur Pemasaran dan Penjualan PT TVS Company Indonesia K Vijaya Kumar berpesan kepada dealer baru di Batam, Sanusi, supaya memegang teguh layanan terpadu TVS yaitu penjualan, bengkel dan sukucadang. Dealer di Batam, merupakan yang pertama di Kepulauan Riau (Kepri) dan berada dalam jaringan distributor wilayah TVS Riau yang berpusat di Pekanbaru.

"Setelah Batam, untuk Provinsi Kepri, kami akan membuka dealer di Tanjungpinang," kata Direktur Operasional PT TVS Company Indonesia Distributor Wilayah Riau, Sabar. Dia mengatakan, TVS di Pekanbaru baru berusia dua bulan. Dealernya telah ada di Baganbatu, Duri, Ujungbatu, dan dalam waktu dekat akan dibuka di Selatpanjang serta Tembilahan.

Seorang dealer baru di Batam, Sanusi mengatakan, belum memasang target penjualan pada tahun 2008 karena menyadari konsumen masih sangat terbiasa pada sepeda motor produk Jepang dan RRC. Ia mengatakan, untuk berkompetisi dengan pemain-pemain lama, maka pencitraan TVS di Batam masih perlu dipupuk dan dipromosikan antara lain melalui kegiatan mencoba berkendaraan.
(Ant /CN05)

[+/-] Selengkapnya...

08/06/2008 23:44 wib - Nasional Aktual
Operasi Illegal Logging Belum Sentuh Cukong Kayu
Jambi, CyberNews. Operasi pemberantasan illegal logging dilakukan aparat kepolisian bersama instansi terkait di Jambi belum mampu menjaring atau menyentuh pemodal atau cukong yang mendanai aksi pencurian kayu di daerah
Pengamat hukum Winarno SH MH di Jambi, Minggu (8/6) mengakui operasi illegal logging yang dilakukan kepolisian dinilai cukup berhasil menekan aksi pencurian kayu, baik di hutan produksi maupun di hutan lindung dan taman nasional.

"Sebagian besar kayu yang diamankan itu tanpa pemilik, kalau pun ada pelakunya, hanya buruh tebang dan supir, sementara cukongnya tidak tersentuh sama sekali, seperti ditemukannya ratusan mater kubik kayu gergajian di Kabupaten Sarolangun belum lama ini," kata staf ahli Rektor Universitas Jambi tersebut.

Selain itu belum adanya kesamaan visi dan tekad aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam menerapkan tuntutan maksimal yang bisa membuat jera para pelaku, menyebabkan kegiatan perusakan hutan itu sulit dibasmi. Seharusnya untuk menghentikan aksi illegal logging hingga tuntas harus dibasmi ke akar-akarnya, yakni menangkap cukong dan menerapkan tuntutan maksimal, juga menyita semua barang bukti yang digunakan.

Semua barang bukti yang digunakan, mulai dari mesin pemotong kayu hingga alat angkut seperti kendaraan truk dan kapal ponton yang digunakan untuk membawa kayu curian harus disita. Bila semua aparat penegak hukum dan instansi berwenang sepakat menerapkan tuntutan dan hukuman maksimal, serta menyita semua barang bukti yang digunakan untuk aksi illegal logging.
(Ant /CN05)

[+/-] Selengkapnya...

08/06/2008 22:37 wib - Daerah AktualPolisi Selidiki Dugaan Motif Lain Perampokan Gudang Emas Semarang, CyberNews. Usai membentuk tim khusus pengungkapan kasus perampokan gudang emas di Jl Kranggan Timur No 12, Semarang, petugas gabungan
Satreskrim Polwiltabes Semarang, Polda Jateng, dan Polresta Semarang Timur, terus menggembangkan penyelidikan.

Selain berusaha keras mengidentifikasi para pelaku, polisi juga berusaha mengembangkan dugaan motif di balik aksi perampokan, yang telah menewaskan tiga orang korban dan membawa kabur emas ratusan kilogram tersebut. Hal tersebut untuk mengetahui motif lain para perampok selain untuk memiliki harta milik korban. Untuk itu, polisi hingga kini masih memintai keterangan secara intensif sepuluh saksi yang dianggap mengetahui perihal aksi perampokan tersebut.

Polisi berusaha memperdalam keterangan yang diberikan seorang satpam dan lima orang pembantu rumah tangga korban yang turut disekap saat perampokan berlangsung. "Kita ambil semua. Semua yang mengerti, berkaitan, dan yang bisa memberi informasi kita mintai keterangan. Dari situ nanti kita kumpulkan dan diambil mana yang bermanfaat (untuk penyelidikan) dan mana yang tidak," ungkap Kapolwiltabes Semarang Kombes Masjhudi, Minggu (8/6).

Dari para saksi yang disekap itulah, polisi berharap bisa memperoleh gambaran identitas pelaku. Pasalnya, satpam dan lima pembantu Welly Chandra itu, melihat para pelaku saat kejadian berlangsung. Dijelaskan Kapolwiltabes, jajarannya juga menyelidiki adanya tengara motif lain di balik aksi perampokan.

Namun demikian, hingga kemarin motif aksi tersebut masih diyakini sebagai pencurian dengan kekerasan atau yang lebih dikenal dengan sebutan perampokan. "Kita juga mengkaji itu. Tapi lebih jelasnya nanti kalau pelakunya tertangkap," tandas Masjhudi.
(Fahmi Z Mardizansyah /CN05)

[+/-] Selengkapnya...

didukung oleh :

didukung oleh :
MAU PASANG IKLAN HUB ALAMAT KAMI: JL.Raya Keling-kelet RT 12/01 Karanganyar - Jlegong,Jepara 59454 Tel(0291)579228,e-mail, radioviafm@yahoo.com

OBAT GANTENG MUJARAB